| Laba Laba |
Ciri ciri laba
laba
Laba laba memiliki kepala kecil dengan mulut
kecil sebagai penghisap. Tubuh laba laba bulat serta tidak beruas ruas.
Laba laba mempunyai enam pasang kaki. Pasangan
kaki pertama berfungsi sebagai penjepit berbentuk alat penyengat yang didalamnya
terdapat kelenjar racun. Pasangan kaki kedua berfungsi sebagai alat peraba dan
sungut perasa. Sedangkan empat pasang
kaki yang lain berfungsi untuk bergerak. Ujung masing masing kaki mempunyai
alat penghisap yang berfungsi untuk menempel sehingga laba laba dapat berjalan
dengan mudah di plafon atau dinding miring. Perut laba laba besar, bulat, lunak,
mengecil kearah sambungan dengan dada, dan membentuk pinggang yang ramping. Ujung
belakang perut digunakan sebagai anus dengan 3 buah benjolan kecil di ujung
atas yang berfungsi sebagai lubang keluarnya benang benang jaringan dari
kelenjar. Benang laba laba mulanya berupa cairan pekat berwarna abu abu
kecoklatan - kehitaman yang keluar membentuk sarang laba laba.
Khasiat laba
laba
Khasiat laba laba sebagai obat alternatif atau
pengobatan tradisional adalah sebagai berikut:
- Mengobati kejang kejang
- Mengobati stroke (mulut perot)
- Mengobati step pada anak anak
- Mengobati penyakit lupa dengan sarang laba laba
Masukkan laba laba yang sudah ditangkap ke dalam baskom lalu siram dengan air
mendidih. Setelah laba laba mati, buang kepala dan kaki, tiriskan sebentar,
lalu lanjutkan dengan proses pengeringan.
Pengeringan dapat dilakukan dengan menjemur
laba laba sampai kering. Selain itu dapat juga dilakukan dengan memanggang pada
api sedang sampai kering tetapi jangan sampai hangus. Tumbuk laba laba kering
menjadi serbuk. Masukkan serbuk tersebut ke dalam kapsul dan siap menjadi
sediaan obat siap pakai.
Gunakan laba laba yang mempunyai sarang jala,
tubuhnya kecil, dan berperut besar. Dalam perut laba laba tersebut terdapat
cairan kuning yang dapat digunakan untuk menyembuhkan mulut perot dengan cara
dioleskan di sekitar mulut.
Mengobati mulut
perot karena stroke
Larutkan serbuk laba laba secukupnya kemudian
aduk hingga rata. Oleskan larutan tersebut pada bagian mulut perot . Setelah mulut
kembali pada posisi yang benar, pengobatan harus dihentikan. Selanjutnya dapat
dibantu dengan pemanasan fisioterapi sinar infrared. Demikian manfaat laba laba
sebagai obat tradisional atau obat alternatif. Semoga bermanfaat
Tidak ada komentar:
Posting Komentar